Art Original
Menganalisis Kualitas Air Terproduksi Sumur X Melalui Treatment Dua Model Rancangan Nano Filter
MENGANALISIS KUALITAS AIR TERPRODUKSI SUMUR X MELALUI TREATMENT DUA MODEL RANCANGAN NANO FILTER M. ADI SAPUTRA NPM : 183210333 ABSTRAK Rata-rata produksi air dalam setiap sumur migas mencapai 80 % dari total produksi fluida. Air terproduksi digunakan sebagai air injeksi atau dibuang ke lingkungan. Air terproduksi dapat menyebabkan masalah pada pipa produksi yang menyebabkan scale dan korosi serta dapat mencemari lingkungan apabila air terproduksi tidak melalui sebuah treatment dengan benar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas air menggunakan model 3 media filter dan 4 media filter agar mendapatkan perbandingan filter yang bekerja secara efesien dan efektif pada saat diaplikasikan di lapangan. Media yang digunakan pada penelitian ini yaitu pada susunan 3 media filter yaitu pasir, karbon aktif dan graphene oxide nanosheet sedangkan untuk susunan dengan 4 media filter yaitu kerikil, pasir, karbon aktif, dan graphene oxide nanosheet. Adapun parameter yang akan diuji pada penelitian ini yaitu physical indication ( warna, bau, Total Dissolved Solid, Turbidity, Oil and grase, daya hantar listrik) dan chemical indication ( pH, Besi, Magnesium, Sulfat dan kesadahan total). Hasil pengujian laboratorium rancangan 3 media filter memiliki nilai physical indication ( warna jernih, tidak berbau lumpur, persentase penurunannya yaitu 95%, 86%, 22%, 83%) dan persentase penurunan berdasarkan chemical indication (20%, 71%, 49%, 76%, 43%) Sedangkan hasil pengujian laboratorium pada rancangan 4 media filter memiliki nilai physical indication ( warna jernih, tidak berbau lumpur, persentase penurunannya yaitu 96%, 87%, 24%, 85%) dan persentase penurunan berdasarkan chemical indication (24%, 80%, 50%, 77%, 44%). Hasil treatment menggunakan rancangan 3 media dan 4 media filter telah memenuhi standart baku mutu air limbah dan air injeksi. Semakin kecil nilai dari parameter maka akan semakin bagus. Rancangan 4 media filter nilainya lebih baik dibandingkan dengan 3 media filter namun untuk rancangan yang paling efesien diterapkan dilapangan adalah rancangan 3 media filter, karena dengan 3 media filter yang lebih sederhana dan lebih efisien dari penyediaan bahan yang dapat mengurangi biaya produksi.
No other version available