Art Original
Penentuan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan Komoditas Unggulan Subsektor Perkebunan Di Kabupaten Rokan Hulu
Kabupaten Rokan Hulu merupakan penghasil perkebunan tertinggi di Provinsi Riau, wilayah ini berpangku pada lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan. Hal ini dibuktikan dengan persentase pada Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha di Kabupaten Rokan Hulu yaitu sekitar 53.69%. Dibalik unggulnya perkebunan di Kabupaten Rokan Hulu, kontribusi ekonomi terhadap wilayah provinsi sangat kecil sekitar 4,98%. Hal ini disebabkan oleh jumlah produksi dari komoditas subsektor perkebunan mengalami fluktuasi dan angka kemisikinan yang cenderung tinggi. Untuk itu, dalam meningkatkan perekonomian dan juga daya saing wilayah yang lebih kuat diantara kabupaten lainnya, perlu adanya penentuan pusat pertumbuhan ekonomi berdasarkan komoditas unggulan subsektor perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan pusat pertumbuhan ekonomi berdasarkan komoditas unggulan subsektor perkebunan dengan mencoba menggunakan pendekatan deduktif. Metode analisisnya berupa analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber pustaka terkait. Adapun teknik analisis data yaitu dengan Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Tipologi Klassen, Shift Share, dan analisis overlay. Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah (a) terindentifkasinya komoditas unggulan pada subsektor perekbunan di setiap kecamatan Kabupaten Rokan Hulu dan (b) teridentifikasinya kecamatan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berdasarkan komoditas unggulan subsektor perkebunan di Kabupaten Rokan Hulu. Hasil menunjukkan bahwa komoditas unggulan subsektor perkebunan pada komoditas kelapa sawit yang tersebar di 12 kecamatan yaitu Kecamatan Rokan IV Koto, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kecamatan Tandun, Kecamatan Kabun, Kecamatan Rambah, Kecamatan Rambah Samo, Kecamatan Tambusai, Kecamatan Tambusai Utara, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kecamatan Kunto Darussalam, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, dan Kecamatan Bonai Darussalam. Komoditas kelapa unggul dalam 2 kecamatan yaitu Kecamatan Ujung Batu dan Kecamatan Rambah Hilir. Komoidtas karet unggul pada 2 kecamatan yaitu Kecamatan Kepenuhan Hulu dan Kecamatan Bangun Purba. Adapun kecamatan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berdasarkan komoditas unggulan subsektor perkebunan adalah Kecamatan Tambusai. Hasil ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kata Kunci : Pusat Pertumbuhan Ekonomi, Komoditas Unggulan, Subsektor Perkebunan
No other version available