Text
Penerapan Jalur Sepeda Di Kota Pekanbaru (studi Kasus Jalan Gajah Mada, Diponegoro, Dan Jalan Sudirman)
Pekanbaru merupakan salah satu ibu kota terbesar di Provinsi Riau serta menjadi pusat ekonomi terbesar di Indonesia yang mengalami peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada tingginya permintaan masyarakat terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang dapat menyebabkan kemacetan. Guna mengurangi angka kemacetan bersepeda menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan di daerah perkotaan khususnya Kota Pekanbaru. Kegiatan bersepeda perlu didukung dengan adanya fasilitas seperti tersedianya jalur khusus sepeda sehingga masyarakat dapat bersepeda dengan nyaman tanpa gangguan dari pengguna transportasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pesepeda di Kota pekanbaru, mengetahui pendapat masyarakat tentang penerapan jalur sepeda di Jalan Gajah Mada, Diponegoro dan jalan Sudirman, serta guna mengetahui hambatan-hambatan yang mempengaruhi dalam penerapan jalur sepeda. Metode yang digunakan pada penelitian ini melalui teknik pengumpulan data dengan cara studi literatur dan observasi. Studi literatur dengan mengumpulkan, mengidentifikasi serta mengolah data tertulis yang diperoleh dan dapat digunakan sebagai pedoman dalam proses perencanaan. Observasi dilakukan dengan cara pengambilan data langsung di lapangan dengan cara survei. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dengan membagikan kuesioner kepada 97 responden. Hasil survey dilakukan analisis statistik deskriptif, pengolahan data dan analisis dilakukan dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil yang telah didapat pada penelitian ini karakteristik pengguna sepeda di Kota Pekanbaru didominasi oleh laki-laki dengan rentang usia 20-50 tahun. Sebanyak 92,5% responden setuju atau sangat setuju jika di Kota Pekanbaru diterapkan kembali jalur khusus sepeda, dengan identifikasi jalur yang diterapkan terdiri dari aspek keamanan, kenyamanan dan aspek daya tarik. Agar penerapan lajur sepeda dapat dilaksanakan sesuai rencana maka diperlukan keterlibatan, kerjasama dan koordinasi antar lembaga pemerintah dan non pemerintah.
No other version available