Art Original
Inovasi Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (dpmptsp) Kabupaten Kampar
Penelitian ini berfokus pada lima inovasi yang dilaksanakan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kampar yakni Info LaCu, Tracking Sicantik, Satu Hati, e-Payment Siberes dan, Sidaq QR Code yang diluncurkan sejak 2022. Munculnya inovasi itu untuk menjawab kesulitan, keluhan dalam mengurus izin yang selama ini berbelit-belit, waktu yang lama, mahal, tidak transparan, tidak memiliki kepastian hukum. Tujuannya mengetahui penerapan lima inovasi itu dengan penerapan tiga dimensi inovasi teori dari Thomas Halvorsen (2005) yakni konseptual, delivery dan interaksi sistem dan faktor penghambat apa saja dalam pemanfaatan inovasi itu dengan metolologi analisis deskriptif kualitatif, observasi, wawancara, dokumentasi, study literature, peraturan. Wawancara dilakukan dengan 14 orang yang berkompeten. Hasilnya, inovasi berjalan efektif, efisien, memiliki nilai manfaat bagi pelaku usaha yang telah mengurus izin, namun belum optimal sebab masih ditemui beberapa faktor penghambat yakni rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap teknologi berbasis digital online, pelaku usaha berskala kecil tidak tahu cara membuat email, adanya gangguan server, banyak desa blank spot, minimnya anggaran untuk sosialisasi tentang inovasi perizinan, hanya melalui website DPMPTSP saja.
No other version available