Art Original
Studi Morfologi Galur Tanaman Kelapa (cocos Nucifera. L) Menggunakan Marka Scot Di Kabupaten Indragiri Hilir
Kelapa merupakan komoditi pertanian utama di kabupaten Indragiri hilir dengan luas sekitar 302.370 Ha. Luasnya perkebunan kelapa ini menyebabkan tingginya keragaman genetik tanaman kelapa yang dibudidayakan sehingga menimbulkan perbedaan produksi buah perhektar pertahun antar galur kelapa yang ditanam petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tanaman kelapa di kabupaten indragiri hilir dan mengkelompokkannya berdasarkan kesamaan ciri morfologi.selanjutnya melakukan analisis DNA melalui marka molekuler penanda Scot. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan sampel, isolasi DNA total, elektroforesis DNA total, amplifikasi DNA total dengan primer Scot dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36 sampel yang diamplifikasi dengan 6 primer Scot yang telah diseleksi menghasilkan 1.073 lokus yang terdiri dari 1.073 lokus polimorfik (100%) dan 0 lokus monomorfik (0,0%). Hasil dendrogram berdasarkan analisis lanjutan dari pengolahan data biner Scot dengan metode UPGMA menunjukkan bahwa kelapa Indragiri hilir membentuk 2 kelompok yaitu kelompok I : DT3, DJ3, GO3, DPS2, DTS2, DJ1 DJ2, DM1 dan GR2. Kelompok II : DC1, DC2, DPS3, DPS1, DM3, GH1, GH2, GR3.DT1, DT2, DTS2, DH1, DC3, GR1, DMS2, DMS3, GO3, dan DH3. Hasil uji DNA tidak ada batasan yang jelas antara kelapa genjah dengan kelapa dalam hal ini karena telah terjadi persialangan antar semua kelompok populasi tanaman kelapa di kabuapten Indragiri hilir
No other version available