Art Original
Klasifikasi Hama Pada Citra Daun Jeruk Menggunakan Metode Glcm Dan K-nn
Tanaman jeruk adalah tanaman buah yang berasal dari Asia. Sampai saat ini jeruk masih merupakan buah yang menguntungkan untuk diusahakan untuk itu mutu pada tanaman jeruk perlu diperhatikan demi meningkatkan kualitas dan hasil jeruk yang baik. Faktor-faktor yang menyebabkan kualitas jeruk rendah adalah adanya serangan hama pada daun tanaman jeruk. Daun pada tanaman merupakan proses untuk fotosintesis, jika daun terserang hama akan menyebabkan ketidakmampuan menyediakan makanan bagi bagian tumbuhan. Pertumbuhan akan terganggu dan akan menghasilkan buah yang buruk. Adapun hama yang menyerang daun tanaman jeruk yaitu hama Ulat Peliang dan Kutu sisik. Oleh karena itu diperlukan sistem yang dapat mengidentifikasi hama tersebut. Pengolahan citra merupakan proses yang digunakan dalam pengidentifikasian hama pada daun jeruk. Proses identifikasi diawali dengan tahapan akuisisi citra dengan menggunakan kamera, kemudian dilakukan prepsocessing resize dan median pada citra yang telah di akuisisi. Kemudian tahapan segmentasi menggunakan metode thresholding ruang warna HSV (Hue, Saturation, and Value). Kemudian citra di ekstraksi menggunakan metode ekstraksi fitur Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM). Setelah itu hasil dari ekstraksi fiturnya di proses dengan tahapan klasifikasi menggunakan metode K-Nearest Neighboor (KNN). Hasil pada sistem dengan menggunakan pengujian Single Decission Threshold dalam identifikasi citra daun tanaman jeruk mendapatkan tingkat akurasi sebesar 82%. Dari proses yang telah dilakukan pada identifikasi daun tanaman jeruk dapat disimpulkan bahwa sistem ini berjalan dengan baik membedakan jenis-jenis hama yang menyerang.
No other version available