Text
Pengaruh Kompos Daun Bambu Dan Tsp Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Kacang Hijau (vigna Radiata L.) Pada Tanah Pmk
Penelitian bertujuan pengaruh kompos daun bambu dan tsp terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman kacang hijau pada tanah PMK, telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Khaharudin Nasution Km. 11, No.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 4 bulan terhitung dari Januari sampai April 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah kompos daun bambu dengan 4 taraf yaitu : 0, 150, 300 dan 450 g/tanaman dan faktor kedua adalah TSP dengan 4 taraf yaitu : 0, 0,8, 1,6 dan 2,4 g/tanaman. Parameter yang diamati ialah tinggi tanaman, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif, umur berbunga, umur panen, jumlah polong bernas, berat kering biji per tanaman, dan berat 100 biji. Data hasil pengamatan dianalisis statistik dan diuji lanjut BNJ 5%. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa interaksi kompos daun bambu dan TSP berpengaruh terhadap laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif 14-21 HST, jumlah polong bernas, berat kering pertanaman dan berat 100 biji. Perlakuan terbaik adalah pada kombinasi perlakuan kompos daun bambu 450 g/tanaman dan TSP dosis 2,4 g/tanaman. Perlakuan utama kompos daun bambu berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 450 g/tanaman. Perlakuan utama TSP berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik yaitu 2,4 g/tanaman.
No other version available