Art Original
Analisis Penentuan Pusat-pusat Pertumbuhan Di Kecamatan Pangkaln Kuras Kabupaten Pelalawan
Perkembangan di Kecamatan Pangkalan Kuras ditandai dengan banyaknya perkembangan ekonomi dibidang perdagangan dan jasa yang tumbuh dibeberapa desa/kelurahan di Kecamatan Pangkalan Kuras yang dilintasi oleh jalan Lintas Timur Sumatera serta memiliki potensi pertumbuhan ekonomi dibidang perkebunan kelapa sawit dengan luas sebesar 73.516 Ha atau sebesar 20% dari luas perkebunan sawit di Kabupaten Pelalawan sebesar 356.880 Ha. Dengan adanya pertumbuhan ini dapat terwujudnya kebijakan dan strategi sruktur ruang disetiap kecamatan di Kabupaten Pelalawan, terutama Kecamatan Pangkalan Kuras dengan menciptakan struktur pelayanan yang merata kepada seluruh penduduk Kecamatan Pangkalan Kuras melalui distribusi fasilitas dan prasarana sesuai dengan arah dan skenario pengembangan wilayah Kabupaten Pelalawan, daya dukung lingkungan dan kondisi penduduk pada masing – masing kawasan, perlunya penentuan pusat pertumbuhan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deduktif, yang mana prosedurnya dimulai dari pembentukan dasar-dasar teori dan kemudian menentukan variabel-variabel yang akan diteliti dalam menganalisis penentuan pusat – pusat pertumbuhan di Kecamatan Pangkalan Kuras. Berdasarkan hasil analisis analisis scalogram dan analisis indeks sentralitas marsall yang telah dilakukan bahwa pusat pertumbuhan di Kecamatan Pangkalan Kuras berdasarkan ketersediaan fasilitas pelayanan yaitu Desa Sorek Satu dengan total fasilitas peleyanan yaitu 15 fasilitas dari 15 fasilitas yang tersedia sehingga desa tersebut layak menjadi hirarki I. Berdasarkan hasil analisis gravitasi diatas diketahui bahwa desa/kelurahan dengan besaran interaksi tertinggi berada di Desa Sorek Dua. Desa Sorek Dua memiliki interaksi dengan Desa Sorek Satu dengan besaran interaksi sebesar 4411437,33.
No other version available