Art Original
Analisa Kegagalan Pegas Daun (leaf Spring) Pada Mobil Mitshubishi L300
Pegas daun (Leaf Spring) adalah sebuah komponen pada mobil yang berfungsi meningkatkan kenyamanan bagi pengendaranya. Dengan sifat pegas yang elastis, pegas berfungsi untuk menerima getaran atau goncangan roda akibat kondisi jalan yang dilalui dengan tujuan agar getaran atau roda tidak menyalur ke bodi. Pada kenyataan di lapangan, mobil MITSHUBISHIL 300 seringkali mengalami patah atau kegagalan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya patah atau kegagalan pada baja pegas daun tersebut dengan cara melakukan pengujian uji komposisi kimia terdapat hasil bahwa pegas daun bekas mengalami kenaikan unsur karbon yang berpengaruh pada sifat material yang semakin meningkatkan kekerasan dan kekuatan tarik tetapi disisi lain material akan menjadi getas dan menurunnya keuletannya. Unsur Mangan pada baja pegas daun bekas mengalami penurunan yang sangat berpengaruh pada kekuatan tarik material, pengujian tarik material baja pegas baru didapatkan sifat mekanik baja pegas daun baru. (Pada spesimen baru mempunyai kekuatan luluh (yield strength) sebesar 1515 MPa, kekuatan tarik (ultimate strength) sebesar 1584 MPa mengalami patah ulet. Pada spesimen bekas mempunyai kekuatan luluh (yield strength) sebesar 1149 MPa, kekuatan tarik (ultimate strength) sebesar 1367 MPa mengalami kegagalan mengalami patah getas. Pengamatan patahan adanya korosi dapat menjadi penyebab awal retak fatik. Kemudian terjadi tegangan pada lubang baut meningkatkan tegangan yang berkerja. Dari pengujian mikro struktur pada hasil gambar terlihat bahwa pada baja pegas daun yang dekat daearah patahan struktur mikro yang terlihat adalah ferrite (terang), pearlite (gelap), martensit (jarum). Fasa perlite disini lebih dominan dan fasa terlihat sangat renggang tidak rapat dan seperti mertensite (jarum) yang menunjukan efek patahan dikarenakan mengalami proses hardening
No other version available