Art Original
Inovasi Pelayanan Melalui Aplikasi Sipuan Di Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis
Dalam usaha meningkatkan pelayanan publik oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis adalah melalui Aplikasi SIPUAN yaitu aplikasi sistem informasi perempuan dan anak serta layanan pengaduan. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya permasalahan dalam penerapan inovasi diantaranya kurangnya sosialisasi pihak DPPPA, kurangnya partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi serta pendidikan pengelola teknis aplikasi SIPUAN yang tidak sesuai bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pelayanan melalui aplikasi SIPUAN dan Bagaimana faktor penghambat dalam pengembangan inovasi pelayanan melalui aplikasi SIPUAN. Dengan menggunakan teori Evveret M.Rogers (2003) yang mengemukakan bahwa ada lima indikator yang dapat digunakan dalam melihat inovasi pada sebuah instansi, yaitu Keuntungan Relatif, Kesesuaian, Kerumitan, Kemungkinan dicoba dan kemudahan diamati.Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti memperoleh data yang bersumber dari data primer dan sekunder. Yaitu wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inovasi pelayanan melalui Aplikasi SIPUAN belum berjalan dengan optimal. Diantaranya dari lima indikator tersebut terdapat empat indikator yang belum tercapai. 1) pada indikator Keuntungan, masih belum tercapai karena masih ada masyarakat yang belum mengetahui dan merasakan keuntungan adanya aplikasi SIPUAN yang terlihat pada tingkat penggunaan Aplikasi. 2) pada indikator kerumitan, belum tersedianya pendamping program aplikasi, kurang pemantauan secara rutin oleh stakeholders yang terlibat. 3) indikator kemungkinan dicoba, belum berjalan dengan baik penyebaran informasi tata cara penggunaan aplikasi, dikarenakan terbatasnya anggaran yang ditetapkan oleh DPPPA. 4) indikator kemudahan diamati, hasil pelayanan program aplikasi kurang sosialisasi secara langsung sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan aplikasi SIPUAN.
No other version available