Art Original
Evaluasi Program Penyedian Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Di Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar
Program Pamsimas (Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasi Masyarakat) menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang sangat penting dikehidupan sehari-hari dan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Hal tersebut pula yang mendorong pemerintah pusat dan daerah bekerjasama untuk menyediakan kebutuhan tersebut melalui Program Pamsimas, guna untuk meningkatkan penyedian air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehtan masyarakat terutama dalam menurunkan angkat penyakit diare, stunting, dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Pamsimas di Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat evaluasi program Pamsimas di Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Dalam penelitian ini menggunakan teori dari William.N Dun, teori yang digunakan, efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Adapun hasil penelitian ini dapat disimpulkan yaitu : 1) Pamsimas belum dapat dikatakan berhasil dan berjalan secara optimal dari segi pendistribusian air atau dapat dikatakan belum meratanya fasilitas penunjang pelaksanaan kebijakan, tetapi dari segi pembangunan fisik sudah baik, 2) Minimnya pengetahuan sumber daya manusia akan program yang telah dilaksanakan kebijakannya, 3) Serta kurangnya respon masyarakat terhadap program pamsimas, hal itu dapat dilihat kurangnya keinginan masyarakat untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap sarana pamsimas. Maka dapat diberikan saran sebagai berikut : 1) Pemerintah Desa harus melibatkan beberapa lembaga keuangan, baik dari pemerintah ataupun swasta (bank) untuk memberikan bantuan berupa dana sehingga sarana prasarana yang belum memadai secara merata untuk masyarakat bisa terkecupi dalam pemasangan sambungan pipa-pipa rumah sehingga seluruh sasaran program tercapai, 2) Perlu adanya peningkatan kapasitas pengelola dalam rangka peningkatan kemampuan dalam mengelola pamsimas, salah satunya dengan memberikan sosialisasi atau pelatihan tentang bagaimana cara mengelola tangki pamsimas mulai dari cara memelihara, dst, dan 3) Perlunya peningakatan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam kegiatan-kegiatan program pamsimas sehingga hasil kegiatan benar-benar sangat dirasakan dan diterima oleh masyarakat. Meningkatan koordinasi, pengawasan, kendali dan evaluasi anatara pihak terkait terhadap program pamsimas.
No other version available