Art Original
Analisis Perbandingan Keekonomian Pekerjaan Squeeze Cementing Pada Sumur Ip-08 Menggunakan Sistem Psc Cost Recovery Dan Gross Split Di Lapangan Peda-x
Penurunan laju produksi minyak menjadi masalah dan tantangan yang besar sementara kebutuhan minyak nasional terus meningkat. Salah satu upaya peningkatan produksi minyak dilakukan dengan pekerjaan workover sebagai perbaikan dan perawatan pada sumur produksi serta sebagai fungsi untuk memperbaiki dan mengusahakan sumur agar selalu berproduksi sesuai dengan potensi yang telah ditentukan. Sumur IP-08 adalah salah satu sumur yang layak untuk dikembangkan dan dilakukan pemaksimalan hasil produksinya. Namun pada tahun 2016 sumur ini ditutup karena tidak memiliki fluida untuk diproduksikan, tetapi pada pertengahan tahun 2019 sumur ini dilakukan workover squeeze cementing pada kedalaman 409’- 877’ft dan reperforasi pada interval 642’- 647’ dan 744’-748’. Oleh karena itu penting dilakukannya penelitian keekonomian kontrak bagi hasil untuk mengetahui keekonomian dari pekerjaan squeeze cementing yang dilakukan pada sumur IP-08 dengan perbandingan PSC cost recovery dan gross split. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan keekonomian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pekerjaan ini bernilai ekonomis dan layak. Pada cost recovery mendapatkan nilai indikatror keekonomian sebesar 271 M US$ NPV dengan IRR bernilai 358% serta POT 0,04 tahun dan PI senilai 6. Kemudian pada gross split besaran nilai NPV adalah 1033 M US$, untuk IRR sebesar 1114%, nilai POT sebesar 0,04 tahun dan nilai 22 untuk PI. Dari hasil indikator keekonomian kontrak Gross Split menunjukan hasil yang lebih menguntungkan serta menarik bagi kontraktor dengan besaran cashflow sebesar 1581 M US$ dan yang terbaik untuk pemerintah adalah PSC cost recovery sebesar 3031 M US$. Analisis sensitivitas dilakukan dengan mengurangi maupun menjumlahkan sebesar 25% menjadi 75% dan 125%. Dari hasil analisa yang dilakukan, harga minyak dan kumulatif produksi merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap hasil NPV, IRR, POT, dan PI maupun indikator keekonomian lainnya.
No other version available