Art Original
Pemanfaatan Bakteri Bacillus Sp Dan Pseudomonas Aeruginosa Untuk Menurunkam Viskositas Minyak Beku Sebagai Alternatif Metode Microbial Enhanced Oil Recovery (meor)
Didalam reservoir, minyak yang mengandung komponen parafin sangat sulit untuk diproduksi terutama pada saat terjadinya perubahan temperatur di reservoir yang membuat minyak memadat atau membeku. Komponen parafin ini menyebabkan tingginya viskositas sehingga dapat menyebabkan laju alir produksi minyak bumi menurun. Salah satu cara untuk mengurangi nilai viskositas yaitu dengan menggunakan metode Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR). Bakteri yang digunakan berupa Bacillus Sp dan Pseudomonas Aeruginosa yang merupakan jenis bakteri termofilik dan mempunyai kemampuan dalam menguraikan rantai panjang karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mendegradasi parafin pada minyak bewku dengan menganilisis masa inkubasi, viskositas dan FTIR pada sampel yang telah di treatment oleh kedua bakteri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang diuji pada 3 sampel yang berbeda. Untuk sampel 1 menguraikan minyak beku tanpa campuran bakteri. Sampel 2 merupakan campuran minyak beku dan bakteri Bacillus Sp. Sampel 3 merupakan campuran minyak beku dan Pseudomonas Aeruginoasa. Penelitian ini terdiri dari 3 proses yaitu proses inkubasi, pengujian viskositas, dan pengujian FTIR. Inkubasi adalah proses dimana sampel akan disimpan dalam Water Bath pada temperatur 600C, 750C, 900C selama 9 hari. Selanjutnya pengujian viskositas menggunakan Redwood Viscometer yang diuji pada temperatur 600C, 750C, 900C. Terakhir pengujian FTIR yang dilakukan di laboratorium FMIPA Universitas Riau. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa bakteri Bacillus Sp dengan nilai viskositas 75.34 cp lebih efektif dari Pseudomonas Aeruginosa dengan nilai viskositas 76.13 cp.
No other version available