Art Original
Pengaruh Ketinggian Akuaponik Nft Dan Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (ipomea Reptans Poir)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian akuaponik nft dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini telah dilaksanakan di Perumahan Dokagu UIR Blok b No. 2, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dilaksanakan selama 2 bulan, bulan Agustus – September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dalam RAL Faktorial, Petak utama adalah posisi ketinggian akuaponik (T) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu : ketinggian 60, 100, dan 140 cm. Anak petak adalah jenis media tanam (M) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan, yaitu : rockwool dan akar kangkung, diperoleh 6 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Parameter yang diamati, yaitu tinggi tanaman, jumlah helai daun, berat basah ekonomis, berat kering, volume akar, dan nisbah tajuk akar. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh petak utama posisi ketinggian akuaponik dan jenis media tanam nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat basah ekonomis dan berat kering tanaman. Semua parameter tanaman kangkung darat yang diamati pada penelitian ini memperoleh hasil terbaik terdapat pada posisi ketinggian akuaponik 140 cm dan media tanam rockwool. Posisi ketinggian akuaponik memberikan pengaruh nyata di semua parameter tanaman. Posisi ketinggian akuaponik terbaik terdapat pada ketinggian 140 cm. Perlakuan media tanam berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati dan media tanam rockwool merupakan yang terbaik dan berpengaruh nyata di semua parameter.
No other version available