Art Original
Tradisi Begawai Ayam Dilihat Dari Perspektif Kriminologi Studi Kasus Pada Masyarakat Di Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu
Tradisi Begawai ialah satu diantara wujud upacara adat yang ada di tradisi masyarakat Talang Mamak. Upacara ini berwujud pesta rakyat yang dilakukan bila ada acara perkawinan, sunatan, lainnya. Tapi kerap pula acara pernikahan serta khitan itu dijadikan di sebuah upacara begawai ayam. Namun, belakangan Tradisi Begawai ayam justru dijadikan sebagai ajang perjudian oleh masyarakat Desa Talang Jerinjing, bahkan peserta bukan hanya berasal dari daerah setempat, tapi juga berasal dari daerah lain. Penelitian ini berfokus pada pergeseran nilai Tradisi Begawai ayam yang saat ini terdapat perjudian antar pemain begawai ayam dan sebagai upaya untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi adanya perjudian pada begawai ayam. Rancangan dalam melakukan penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu untuk mendapat informasi mengenai Tradisi begawai ayam. Penelitian dilaksanakan di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Teknik Analisa data penelitian ini akan menggunakan Analisa dekriptif terhadap data kualitatif, yaitu berusaha untuk menaganalisa dengan menguraikan dan menjelaskan serta memaparkan secara jelas, akurat dan apa adanya sesuai dengan apa yang menjadi objek penelitian. Pada hasil penelitian diperlihatkan bahwa faktor utama yang menjadi penyebab adanya perjudian dialam Tradisi Begawai Ayam adalah karena Adanya Kesempatan (Opportunities), lalu adanya Kondisi yang aman untuk melakukan Kejahatan. Untuk melakukan penanggulangan akibat adanya kondisi perjudian pada tradisi begawai ayam ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui jalur preventif dan jalur represif. Kata Kunci: Kriminologi, Begawai Ayam, Perjudian
No other version available