Art Original
Nilai- Nilai Yang Terkandung Dalam Tradisi Rewang ( Kojo Samo) Pada Masyarakat Desa Delik Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai- nilai yang terkandung dalam tradisi Rewang (kojo samo) di masyarakat Desa Delik Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan teori dari Uu Hamidy (2014: 49). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari 1 orang Batin Dolik (Ketua suku Desa Delik), 1 orang ketua adat Desa Delik, 2 orang anggota Rewang (kojo samo). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Tradisi Rewang (kojo samo) merupakan tradisi turun- temurun yang dilestarikan dan dianggap penting oleh Masyarakat Desa Delik karena adanya kerja sama dan dapat membantu meringankan beban dalam suatu kegiatan acara hajatan yaitu pernikahan. Tradisi Rewang (kojo samo) mengandung nilai pendidikan, nilai agama, nilai sosial dan nilai tradisi. Nilai pendidikan pada tradisi rewang adalah menerima ajaran-ajaran yang belum masyarakat atau generasi muda ketahui dalam memasak. Nilai agama pada tradisi rewang adanya makan bersama dan doa (syukuran) untuk kelancaran acara pernikahan besok . Nilai sosial pada tradisi rewang adalah adanya sifat saling tolong menolong, dan bekerjasama antara masyarakat dengan masyarakat lainnya. Nilai tradisi pada tradisi rewang (kojo samo) adalah sudah menjadi kebiasaan masyarakat yang di lakukan orang tua-tua dulu sampai dengan sekarang.
No other version available