Text
Aplikasi Pemesanan Kecambah Kelapa Sawit untuk Semua Balai Pembibitan Kelapa Sawit di Provinsi Riau
Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia bersama Malaysia yang saat ini menguasai sekitar 85% produksi minyak kelapa sawit dunia. Perkembangan industri kelapa sawit terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan luas areal perkebunan sawit di Indonesia dalam lima tahun terakhir, yakni pada tahun 2015 luas areal perkebunan sawit adalah 11.260.277 ha dan di tahun 2019 telah mencapai 14.677.560 ha (Ditjenbun, 2019). Peningkatan luas areal tersebut disebabkan harga CPO yang relatif stabil di pasar internasional sehingga memberikan pendapatan yang menjanjikan bagi produsen. Seiring meningkatnya luas areal, tentunya akan menggiring pada peningkatan permintaan terhadap benih unggul kelapa sawit. Jika pada suatu waktu permintaan lebih tinggi daripada ketersediaan benih, dikhawatirkan akan beredarnya benih palsu untuk menutupi kekurangan dari permintaan benih tersebut. Terkait dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen, maka timbul sebuah ide untuk membuat aplikasi pemesanan kecambah kelapa sawit yang bertujuan untuk menghindarkan konsumen dari penjualan benih palsu yang dapat merugikan petani sawit karena aplikasi ini bekerja sama langsung dengan balai pembibitan yang ada di Provinsi Riau dan aplikasi ini juga berguna untuk mempermudah konsumen untuk mendapatkan benih unggul yang diinginkan dengan mudah dan efisien.
No other version available