Art Original
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Dibawah Bimbingan Bapak Ir. H. Tibrani M. Si. Tanaman kelapa sawit adalah salah satu tanaman perkebunan yang penting dan strategis di Provinsi Riau. Hal ini karena perannya yang besar dalam mendorong perekonomian rakyat, terutama petani perkebunan. Pemerintah Daerah Riau mengutamakan kelapa sawit sebagai komoditas unggulan daerah. Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis karakteristik petani kelapa sawit swadaya di kecamatan bantan kabupaten bengkalis. 2)menganalisis penggunaan faktor produksi usahatani kelapa sawit swadaya di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. 3)menganalisis biaya produksi, produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani kelapa sawit swadaya di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survey terhadap petani kelapa sawit swadaya di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan di mulai dari bulan Desember 2021 sampai Mei 2022 teknik pengambilan sampel di ambil dari Populasi seluruh petani kelapa sawit yang mengelolah usahatani kelapa sawit pola swadaya di Kecamatan Bantan diambil tiga desa yang ada di Kecamatan Bantan yaitu: Desa Bantan Tua, Desa Bantan Air dan Desa Suka Maju. Dari jumlah sampel yang diambil 31 petani swadaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Karakteristik petani sawit menunjukkan bahwa petani rata-rata berumur 46 tahun, lama pendidikan petani rata-rata 8 tahun, pengalaman petani rata-rata 15 tahun, jumlah tanggungan keluarga petani rata-rata 5 jiwa.2) Rata-rata Penggunaan tenaga kerja dalam keluarga pada usahatani kelapa sawit yaitu sebesar 2,48 HKP/Ha//Tahun, penggunaan tenaga kerja luar keluarga yaitu 20,43 HKP/Ha//Tahun. Rata-rata penggunaan pupuk Urea sebesar 196 kg Ha//Tahun, NPK 70 kg Ha//Tahun, TSP 133 Kg Ha//Tahun, rata-rata penggunaan pestisida Gromoxone 3,09 liter/Ha/Tahun dan Round Up 12,08 Liter/Ha/Tahun, 3)Rata-rata total biaya variabel Rp. 4.684.086 /Ha/Tahun, total biaya tetap Rp. 263.012 /Ha/Tahun, dan total biaya produksi Rp. 4.900.320/Ha/Tahun. Rata-rata produksi 3.603 kg/tahun. Rata-rata Pendapatan kotor sebesar Rp.8.648.284/Ha/Tahun dengan pendapatan bersih sebesar Rp. 3.747.964 /Ha/Tahun dan RCR sebesar 1,83 artinya usaha ini layak untuk terus di kembangkan.
No other version available