Art Original
Analisis Perhitungan Keekonomian Proyek Infill Drilling Pada Lapangan “i” Dengan Menggunakan Kontrak Psc Cost Recovery Dan Psc Gross Split
Infill drilling merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi minyak bumi. Untuk menilai kelayakan proyek infill drilling, dapat ditinjau dari aspek teknis dan ekonomisnya. Analisi infill drilling ini menggunakan metode volumetrik untuk menghitung cadangannya sedangkan untuk menentukan kelayakan pelaksanaan proyek infill drilling berdasarkan penilaian terhadap indikator ekonomi yaitu: NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), POT (Pay Out Time). Dalam perhitungan pekerjaan infill drilling pada lapangan i ini dilakukan menggunaka kontrak PSC (Production Sharing Contract) Cost Recovery dan PSC Gross split. Pada pekerjaan infill drilling tersebut, akan dilakukan perhitungan indicator keekonomian seperti NPV, IRR dan POT. Dalam UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi mengatur mengenai jenis kontrak kerja sama yang digunakan saat ini yaitu Production Sharing Contract (PSC) cost recovery. Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2001, minyak bumi yang dihasilkan oil company akan dibagi sebesar 85% : 15% dan gas bumi sebesar 70% : 30% antara Pemerintah dengan KKKS. Prinsip utama dari metode gross split yaitu penghapusan cost recovery, dengan tujuan kontraktor lebih efisien dalam pengerjaannya dan mendapatkan hasilyang maksimal.
No other version available