ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Pencabulan Di Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan Dan Anak Provinsi Riau
Bookmark Share

Art Original

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Pencabulan Di Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan Dan Anak Provinsi Riau

Bayu Syahputra - Personal Name; Zulkarnain S - Personal Name; Yudi Krismen - Personal Name;

Pasal tersebut diperkuat dengan Pasal 82 Ayat (1) Junto 76 (E) Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan “Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan penipuan, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk. anakanak." melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Unit Pelayanan Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Riau yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk Perlindungan Hukum terhadap anak korban Pencabulan di wilayah Hukum Provinsi Riau dan Apa Hambatan dalam memberikan Perlindungan Perlindungan Hukum terhadap anak korban Pencabulan di wilayah Hukum Provinsi Riau Metode Penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Sosiologi Empiris, dengan sifat penelitian deskriptif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan yang diberikan oleh UPT PPA Provinsi Riau terhadap anak korban persetubuhan telah memberikan beberapa upaya terhadap korban diantaranya berupa layanan rehabilitasi dan pemulihan psikososial serta upaya sosialisasi. Pelayanan medis dan pelayanan hukum dalam perlindungan korban tindak pidana pencabulan di Provinsi Riau belum optimal karena kurangnya fasilitas yang tersedia, kurangnya tenaga ahli psikolog, ahli hukum, dan anggaran yang disediakan pemerintah untuk memberikan perlindungan bagi korban tindak pidana pencabulan. Sejak tahun 2021 hingga tahun 2023, terdapat 105 kasus korban tindak pidana pencabulan di Provinsi Riau yang dilaporkan ke UPT PPA Provinsi Riau, Pekanbaru merupakan kota dengan kasus pidana pencabulan anak terbanyak di Provinsi Riau


Availability
#
Ilmu Hukum (Ilmu Hukum) Hukum 340 Bay P
246794
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 340 Bay P
Language
Indonesia
NPM
201021003
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2024
Keyword(s)
Perlindungan Anak
Korban
Pencabulan
Other Information
Petugas
Handi
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?