Art Original
Analisis Usaha Agroindustri Dan Strategi Pengembanganrotimerk Gandumpada Pt Rotte Ragamrasa Cabang Bukit Barisan Kota Pekanbaru Provinsi Riau
Analisis Usaha Agroindustri Dan Strategi Pengembanganrotimerk Gandumpada Pt Rotte Ragamrasa Cabang Bukit Barisan Kota Pekanbaru Provinsi RiaUsaha roti merupakan usaha yang sudah mulai banyak dijalankan karena kebutuhan konsumsi masyarakat akan roti selalu bertambah. Kebutuhan masyarakat terhadap roti menunjukkan bahwa peluang dalam bisnis ini masih bisa berkembang menjadi lebih besar salah satunya adalah dengan mengoptimalkan proses agroindustri dan membuat strategi pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Karakteristik pengusaha dan profil usaha roti gandum, (2) Analisis usaha agroindustri roti gandum teknologi produksi, penggunaan faktor produksi, biaya, pendapatan, keuntungan, efisiensi, dan nilai tambah (Value Added), (3) Strategi pengembangan usaha Rotte Bakery merk roti gandum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pemilihan responden dilakukan secara sengaja (purposive). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru Provinsi Riau dari bulan Februari sampai Juli 2023. Analisis data dilakukan dengan analisis stastistik deskriptif kualitatif, analisis kuantitatif dan metode hayami, serta analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik pengusaha berada pada kelompok umur 41 tahun dan umur karyawan dengan rata-rata umur 22 tahun, tingkat pendidikan pengusaha 17 tahun dan tingkat pendidikan karyawan rata-rata 12 tahun, pengalaman berusaha pengusaha 6 tahun dan pengalaman karyawan dengan rata-rata 1 tahun, tanggungan keluarga pengusaha yaitu 3 jiwa dan tanggungan keluarga pada karyawan tidak ada tanggungan jiwa. Profil usaha agroindustri roti merk gandum PT Rotte Ragam Rasa berdiri pada tanggal 28 April 2016. Skala usaha yang dilakukan adalah usaha kecil. Jumlah tenaga kerja pada proses pengolahan berjumlah 6 orang. (2) Analisis usaha agroindustri roti merk gandum terdiri dari: Teknologi produksi roti merk gandum yang meliputi: pengadonan, penimbangan, penipisan, pengembangan adonan roti, pemanggangan/pengovenan, pendinginan, pengemasan, display roti. Penggunaan faktor produksi yaitu meliputi: penggunaan alat, bahan baku, bahan penunjang. Biaya produksi diperoleh sebesar Rp 194.623/hari, pendapatan kotor diperoleh pengusaha roti merk gandum di Kecamatan Tenayan Raya yaitu sebesar Rp 232.500/hari, di peroleh RCR (Revenue Cost Ratio) sebesar 1,20. (3) Berdasarkan analisis matriks IE usaha agroindustri roti merk gandum ini berada pada kuadran 1. Adapun strategi yang didapat pada analisis SWOT : 1) Meningkatkan keunggulan produk roti merk gandum dengan melakukan kreativitas dan inovasi yang baru. 2) Menjaga dan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui konsistensi kualitas, variasi, dan inovasi produk roti merk gandum. Berdasarkan matriks QSPM usaha agroindustri roti merk gandum adapun strategi prioritas utama yaitu: Meningkatkan keunggulan produk roti merk gandum dengan melakukan kreativitas dan inovasi yang baru. Kata Kunci: Agroindustri Roti, Nilai Tambah, Strategi Pengembanganu
No other version available