Art Original
Pengaruh Poc Urin Kelinci Dan Npk Mutiara 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Jagung Pelangi (zea Mays)
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana interaksi antara POC Urin Kelinci dan NPK Mutiara 16:16:16 mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pelangi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor utama. Faktor pertama adalah konsentrasi POC Urin Kelinci, yang mencakup lima tingkat (0; 100; 200; 300; dan 400 ml per liter air). Faktor kedua adalah NPK Mutiara 16:16:16, dengan empat tingkat (0; 3,75; 7,5; dan 11,25 g per tanaman), yang menghasilkan 20 kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan, total 60 unit eksperimen. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun terpanjang, umur berbunga, umur panen, diameter tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, berat tongkol, dan jumlah baris biji. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara POC Urin Kelinci dan NPK Mutiara 16:16:16 memiliki pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, diameter tongkol tanpa kelobot, dan jumlah baris biji. Perlakuan terbaik adalah pada dosis POC Urin Kelinci 400 ml per liter air dan NPK Mutiara 16:16:16 dosis 11,25 g per tanaman. POC Urin Kelinci juga memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter yang diamati pada tanaman. Sedangkan, NPK Mutiara 16:16:16 menunjukkan pengaruh utama yang signifikan terhadap semua parameter pengamatan pada dosis 11,25 g per tanaman.
No other version available