Art Original
Fenomenologi Cosplay Crossdress Pada Event Di Kota Pekanbaru
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat fenomena crossdress cosplay serta bagaimana pengalaman cosplayernya pada event di Kota Pekanbaru. Cosplay merupakan kegiatan bermain kostum yang sedang marak akhir-akhir ini, dan beberapa orang melakukannya dengan crossdressing. Karakter yang dapat di cosplay kan pun sangat beragam, seperti karakter anime, game, komik, dan berbagai karakter fiksi lainnya. Bagi beberapa orang, melakukan crossdress untuk sehari-hari tidaklah memungkinkan sehingga cosplay menjadi alasan mereka untuk dapat melakukannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mencari tahu bagaimana pengalaman para informan dalam menjalankan kegiatan mereka sebagai seorang cosplayer crossdresser di pada event cosplay yang diselenggarakan di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi Alfred Schutz. Adapun dua faktor yang dikemukakan Alfred Schutz yang membuat informan menjadi seorang cosplayer crossdresser adalah faktor Because of motive dan In order to motive. Hasil Because of motive dari penelitian ini yaitu informan ingin mencoba hal baru, semakin sering mengikuti event cosplay, dan terinspirasi dari idola. Lalu hasil In order to motive yaitu hal yang didapat dari crossdressing, keluar dari zona nyaman, pengalaman baru, dan cita-cita ingin menjadi terkenal. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu informan dimana mereka dapat keluar dari zona nyaman, mendapatkan pengalaman baru dengan berdandan berlawanan dengan gender aslinya, serta cosplay crossdress menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat mereka terutama dalam bidang fashion dan makeup.
No other version available