Art Original
Hubungan Fear Of Missing Out (fomo) Terhadap Perilaku Komunikasi Mahasiswa Di Instagram
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Perilaku Komunikasi Mahasiswa Di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekat deskriptif. Data dikumpulkan dengan menyebar kuesioner melalu google form kepada mahasiswa/I di Universitas Islam Riau yakni mahasiswa aktif Angkatan 2021/2022. Berdasarkan rumus slovin didapatkan sebanyak 100 responden. Hasil penelitian bahwa Terdapat hubungan yang positif serta hubungannya pada tingkat korelasi yang sangat kuat dengan nilai korelasi 0,807 antara Fear of Missing Out (FoMO) dengan Perilaku Komunikasi. Artinya, semakin semakin tinggi tingkat Fear of Missing Out (FoMO) yang dialami seseorang maka akan semakin tinggi pula tingkat perilaku komunikasi yang dialami oleh orang tersebut. Demikian pula sebaliknya. Semakin rendah tingkat FoMO yang dialami seseorang maka akan semakin rendah pula tingkat perilaku komunikasi yang dialami oleh orang tersebut. Jika dilihat rata-rata persentase, Dimensi perilaku komunikasi yang mencakup aspek Kognitif, Konatif dan Afektif. Jika dilihat dari rata-rata dimensi yang memiliki nilai tertinggi yaitu aspek kognitif dengan presentasi 69,9%. Berdasarkan teori Determinisme teknologi yang digunakan dalam penelitian adalah teori Determinisme teknologi memberikan pandangan bahwa platform ini tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga membentuk cara kita berinteraksi dan merasakan dunia di sekitar kita. Mahasiswa di Instagram, tak luput dari Fear of Missing Out (FoMO) yaitu rasa takut tertinggal informasi, tren dan pengalaman yang dilakukan teman-teman sebayanya. Dimana Instagram sebagai teknologi yang mempengaruhi perilaku komunikasi. Konten Instagram yang menarik dan positif, memicu perbandingan sosial dan FOMO Fear of Missing Out (FoMO).
No other version available