Art Original
Analisa Pengaruh Hambatan Samping Pada Ruas Jalan Terhadap Kinerja Lalu Lintas Di Jalan Tuanku Tambusai Kota Pekanbaru
Jalan merupakan jalur/daerah akses kendaraan darat yang mempunyai kontribusi krusial dalam Transportasi darat pada kehidupan masyarakat futuristik. Pertumbuhan ekonomi,Perkembangan teknologi serta jumlah penduduk mengakibatkan banyaknya kegiatan.Peningkatan sarana dan prasarana aktivitas penduduk mempengaruhi fasilitas serta pemenuhan kebutuhan, namun tidak diimbangi dengan tersedianya wahana serta prasarana transportasi yang memadai sehingga memgakibatkan konflik lalu lintas di ruas jalan pada kota terutama pada jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.Permasalahan yang awam terjadi sekarang ini adalah stagnasi/kemacetan lalu lintas yg melanda pengguna jalan raya.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik hambatan samping yang berupa parkir serta pedestrian dan kinerja arus lalu lintas Jalan Tuanku Tambusai. Penlitian menggunakan metode MKJI 1997 untuk mendapatkan nilai volume lalu lintas,hambatan samping,derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan,dengan dilakukan selama 4 hari yaitu hari minggu tanggal 6 Agustus 2023,senin tanggal 7 Agustus 2023,rabu 16 Agustus 2023 dan jumat 18 Agustus 2023. Berdasarkan pada kondisi eksisting,nilai hambatan samping pada jam puncak pada pukul 09.00 – 10.00 WIB jalur barat – timur (B) ,dengan nilai pejalan kaki (PED) 174 kejadian,kendaraan parkir (PSV) 63 kejadian,kendaraan keluar/masuk (EEV) 559 kejadian dan kendaraan lambat (SMV) 7 kejadian,dengan total frekuensi yang di dapat sebesar 544,1 frekuensi kejadian,sehingga kelas hambatan samping di kategorikan Tinggi (H).Pada ruas jalan Tuanku Tambusai tingkat kinerja lalu lintas berdasarkan derajat kejenuhan (DS), pada hari minggu arah timur-barat (A) dengan adanya parking on street nilai derajat kejenuhan didapat sebesar 0,80 dengan tingkat pelayanan D dan dengan tanpa adanya parking on street nilai derajat kejenuhan didapat sebesar 0,68 dengan tingkat pelayanan C.Dari hasil tersebut kapasitas derajat kejenuhan pada saat kondisi eksisting arus lalu lintas tidak stabil sedangkan pada kondisi tidak adanya parkir arus lalu lintas ideal atau stabil dibawah nilai DS = 0,75
No other version available