ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Penerapan Ekstrak Daun Jambu Biji Sebagai Inhibitor Dalam Penanganan Korosi Di Pipa Salur Minyak Bumi
Bookmark Share

Studi Penerapan Ekstrak Daun Jambu Biji Sebagai Inhibitor Dalam Penanganan Korosi Di Pipa Salur Minyak Bumi

Vira Sakinah - Personal Name; Novrianti - Personal Name;

Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada industri migas adalah korosi. Terjadinya korosi pada pipa salur industri minyak dan gas bumi akan menyebabkan berkurangnya kualitas besi, robohnya kontruksi, dan mengganggu aliran laju fluida pada pipa salur yang menyebabkan leaking. Untuk menanggulangi korosi tersebut dapat dilakukan dengan metode coating. Metode coating dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu dengan inhibitor organik dan inhibitor anorganik. Inhibitor anorganik memiliki sifat beracun, nonbiodigradable dan tidak ramah terhadap lingkungan, oleh karena itu pada saat ini dikembangkan inhibitor organik untuk mengatasi permasalahan korosi. Pada penelitian ini inhibitor organik yang digunakan adalah berasal dari ekstrak daun jambu biji karena daun jambu biji memiliki senyawa tanin yang dapat membantu memperlambat reaksi antara oksigen dengan logam besi dalam membentuk korosi. Metode yang digunakan metode maserasi dengan penambahan etanol dan selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan alat Spektrofotometri uv-vis untuk mengidentifikasi persentase kandungan tannin pada daun jambu biji. Untuk menghitung laju korosi dihitung menggunakan metode Weight loss dengan variasi volume inhibitor 3 ml, 6 ml, 9 ml, dan 12 ml pada variasi waktu 48 jam, 96 jam, dan 144 jam untuk megetahui pengaruh dari inhibitor ekstrak daun jmabu biji terhadap laju korosi dan efisiensi inhibitor. Pada penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwasannya inhibitor ekstrak daun jambu biji berpengeruh terhadap laju korosi dan efisiensinya dimana laju korosi terendah terdapat pada waktu perendaman 48 jam sebesar 4,41 mm/y dengan efisiensi inhibitor yaitu 31,6%, laju korosi terendah pada waktu perendaman 96 jam sebesar 2,09 mm/y dengan efisiensi inhibitor yaitu 56,2%, dan laju korosi terendah pada waktu perendaman 144 jam sebesar 1,68 mm/y dengan efisiensi inhibitor sebesar 51%.


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 620.112 Vir s
244046
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
NPM
183210328
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Korosi
Ekstrak Daun Jambu Biji
Pipa Salur
inhibitor korosi
Other Information
Petugas
Yuni
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?