Art Original
Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Olek-olek Banjar Di Desa Pulau Ingu Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang nilai kearifan lokal dalam tradisi Olek-Olek Banjar di Desa Pulau Ingu Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Teori nilai kearifan lokal yang digunakan adalah teori dari Mungmachon (2012:174) mengatakan bahwa nilai kearifan lokal adalah segala bentuk nilai-nilai norma, etika, kepercayaan, adat-istiadat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif yaitu peneliti melakukan dengan cara mengumpulkan data yang akurat dari narasumber mengenai nilai kearifan lokal dalam tradisi Olek-Olek Banjar untuk meningkatkan hasil penelitian dan mudah dalam menentukan perumusan masalah. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat empat nilai kearifan lokal dalam tradisi Olek-Olek Banjar, yaitu nilai norma yang dapat dilihat dari Olek-Olek Banjar menjadi ajang pertemuan masyarakat desa Pulau ingu dengan Pemerintah, Nilai etika dalam tradisi Olek-Olek Banjar dapat dilihat dari penyambutan tamu, Nilai kepercayaan dalam tradisi Olek-Olek Banjar dapat dilihat dari kepercayaan masyarakat yang menjadikan Olek-Olek Banjar sebagai patokan dalam memulai turun ke ladang untuk bertanam padi, Nilai adat istiadat dapat dilihat dari Olek-Olek Banjar tidak akan terlaksana tanpa adanya hasil mufakat dari rapat Datuk-Datuk Penghulu. Kata Kunci : Nilai, Kearifan, Olek-Olek Banjar
No other version available