Art Original
Pengaruh Gaya Komunikasi Purna Paskibraka Terhadap Semangat Berorganisasi Di Sma Negeri 3 Mandau
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya komunikasi purna paskibraka terhadap semangat berorganisasi di SMA Negeri 3 Mandau. Penelitian ini menerapkan teori SOR yang dikemukakan oleh Houland pada tahun 1953, yang dimana Stimulus merujuk pada gaya komunikasi, Organism mengacu pada anggota paskibra aktif SMA Negeri 3 Mandau dan Response menggambarkan semangat berorganisasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menerapkan teknik sampling jenuh terhadap 37 orang responden, di mana teknik ini semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan teknik pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner secara online melalui GoogleForm. Data yang diperoleh dari sampel tersebut lalu diuji dengan korelasi product moment dan Alpha Cronbach’s yang hasilnya menunjukkan bahwa setiap item pertanyaan dalam penelitian ini diangggap valid dan reliabel. Karena hasil dari uji korelasi product moment nya lebih besar dari pada nilai distribusi r tabel (> 0.325) dan untuk Alpha Cronbach’s nya menunjukkan hasil koefisien reliabilitasnya lebih besar dari 0.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh gaya komunikasi purna paskibraka terhadap semangat berorganisasi secara signifikansi dan positif dengan nilai uji signifikan yaitu uji f dengan nilai signifikansinya 0.001 < 0.05. Kemudian hasil uji koefisien determinasi ditemukan bahwa besar pengaruh gaya komunikasi purna paskibraka terhadap semangat berorganisasi di SMA Negeri 3 Mandau sebesar 25,5% dan sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
No other version available