Art Original
Preferensi Politik Remaja Dalam Menentukan Pilihan Calon Presiden Menjelang Pemilu Tahun 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai dan mengkaji perilaku politik remaja yang telah memiliki hak pilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi, yang memungkinkan peneliti untuk memahami pengalaman dan persepsi remaja secara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 7 remaja yang telah memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Pemilu, dipilih melalui teknik purposive sampling untuk memastikan keberagaman perspektif. Pendekatan penelitian ini didasarkan pada tiga model yang diusulkan oleh Dennis Kavanagh, seorang ahli analisis politik dari Inggris, yang memberikan kerangka kerja untuk memahami preferensi politik remaja. Hasil penelitian mengungkapkan tiga pendekatan utama yang mempengaruhi preferensi politik remaja dalam memilih calon presiden pada Pemilu 2024. Pendekatan pertama adalah pendekatan sosiologis, yang menekankan pengaruh lingkungan organisasi seperti keluarga, sekolah, dan kelompok sebaya dalam membentuk preferensi politik awal remaja. Remaja cenderung terpengaruh oleh nilai-nilai dan pandangan politik yang dominan dalam lingkungan sosial mereka. Pendekatan kedua adalah pendekatan psikologis, yang mencakup pengaruh karakteristik kandidat. Dalam pendekatan ini, remaja cenderung memilih calon presiden berdasarkan atribut personal seperti sifat, sikap, dan karakter. Faktor-faktor seperti kepribadian, kejujuran, dan kemampuan berkomunikasi menjadi pertimbangan penting bagi remaja dalam membuat keputusan politik. Pendekatan ketiga adalah pendekatan rasional, yang mencakup pengaruh rekam jejak kandidat. Remaja mempertimbangkan pencapaian dan kinerja kandidat dalam posisi kepemimpinan sebelumnya, serta program kerja yang ditawarkan. Rekam jejak kandidat dianggap sangat penting oleh remaja sebagai dasar dalam membuat keputusan untuk memilih calon presiden. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana nilai-nilai dan preferensi politik terbentuk dan mempengaruhi keputusan politik remaja dalam konteks Pemilu 2024. Penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan strategi pendidikan politik yang lebih efektif bagi remaja. Kata kunci: pemilu, remaja, preferensi politik, perilaku politik, metode fenomenologi
No other version available