Art Original
Prototype Alat Pendeteksi Asap Rokok Pada Kamar Mandi Sekolah Menggunakan Sensor Mq135 Dan Kamera Berbasis Internet Of Things
Perokok bukanlah orang aneh yang dilihat oleh masyarakat, justru ini sudah menjadi hal lazim di kehidupan sehari hari, termasuk di Indonesia. Tidak jarang dimana-mana, dengan mudah menemukan seorang perokok. Dilihat dari databoks.com yang mencatat data dari laporan Shouteast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) dengan judul Tobacco Control Atlas bahwa, perokok di Indonesia mencapai 65 juta orang. Meskipun jumlah perokok sangat banyak, bukan berarti di semua tempat sudah menyediakan tempat khusus untuk perokok. Apalagi jika tidak di buat tempat khusus atau tidak ada pemberitahuan khusus seperti “Dilarang Merokok”, maka perokok akan tetap melakukannya di manapun karena merasa tidak ada yang melarang. Hal ini karena merokok sudah dianggap lazim dan tidak ada aturan khusus dari pemerintah untuk seorang perokok, sehingga perokok merasa aktivitas tersebut biasa saja. Padahal, hal itu sangat mengganggu kenyamanan orang-orang disekitarnya terkhusus lagi orang yang berada dekat dengan perokok. Masalah ini dapat diatasi dengan perangkat otomatis yang dapat mendeteksi adanya asap dengan pemantauan kamera dikamar mandi dengan memakai sensor MQ-135 dan mengunci pintu kamar mandi secara otomatis. Peneliti ingin mengembangkan metode pendeteksi asap rokok menggunakan layanan IoT. Perangkat ini dapat memudahkan penanggung jawab keamanan untuk mengetahui kamar mandi yang terdeteksi asap rokok dan memberikan peringatan pengunci pintu otomatis. Dengan layanan IoT pendataan kadar asap dan foto akan mengirimkan peringatan notifikasi telegram pada penanggung jawab keamanan. Penerapan teknologi ini dapat menjadi sebuah alternatif untuk pendeteksi asap serta pemantauan melalui kamera dan pengunci pintu otomatis.
No other version available