Art Original
Evaluasi Reference Depth Dalam Menentukan Reservoir Dan Well Flowing Pressure Sebagai Upaya Optimasi Produksi Pada Sumur Juno Di Lapangan Ganymade
Tekanan reservoir(Pr) dan tekanan alir dasar sumur(Pwf) akan mempengaruhi besarnya fluida yang terproduksikan. Makin besar Pr dan Pwf sumur maka akan memperbesar fluida yang dapat diproduksikan dan sebaliknya. Pr dan Pwf sumur dapat dihubungkan dengan konsep Productivity Index (PI) atau indeks yang menyatakan kemampuan sumur untuk memproduksikan fluidanya. PI juga dapat menentukan kemampuan produksi secara maksimal dari suatu sumur ketika tekanan alir dasar sumur sama dengan nol atau yang disebut Absolute Open Flow (AOF). Dengan AOF yang besar berarti kemampuan sumur dalam memproduksikan fluidanya juga besar. Sehingga tingkat kepercayaan (reliability) terhadap suatu sumur dalam memproduksikan fluidanya yang besar juga tinggi. Dalam desain penyelesaian suatu sumur terkadang sumur memiliki komplesi berupa single atau commingle completion. Single completion berarti hanya satu zona yang diproduksikan sedangkan commingle completion dari banyak zona. Penentuan Pr dan Pwf pada single dan commingle completion berbeda. Pada single completion, Pr dan Pwf ditentukan pada reference depth (kedalaman referensi) berupa top perforation atau kedalaman paling atas dari perforasi. Sedangkan pada commingle completion ditentukan berdasarkan mid perforation yang didapat dengan membagi antara top perforation dan bottom perforation. Saat ini pada sumur Juno komplesinya berupa commingle tetapi acuan yang digunakan berupa top perforation sehingga menyebabkan kemampuan sumur saat ini tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya dan berakibat kepada kesalahan pada desain pompa khususnya ESP sehingga produktivitas sumur yang maksimal tidak tercapai. Maka pada penelitian ini akan dievaluasi dengan membandingkan antara produksi ketika acuan yang digunakan yaitu top perforation dan mid perforation.
No other version available