ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengaruh Penambahan Ekstrak Limbah Sayuran Dan Zat Aditif Betonmix Terhadap Kuat Tekan Beton Pulih Mandiri (self Healing Concrete)
Bookmark Share

Art Original

Pengaruh Penambahan Ekstrak Limbah Sayuran Dan Zat Aditif Betonmix Terhadap Kuat Tekan Beton Pulih Mandiri (self Healing Concrete)

Sadrak Mesakh. S - Personal Name; Firman Syarif - Personal Name;

Beton adalah bahan bangunan yang paling banyak digunakan di dunia. Retak yang ada pada beton bersifat progresif, sehingga potensi keretakannya harus dicegah secara dini. Salah satu cara mengurangi keretakan pada beton menggunakan bahan tambah bakteri yang mampu membuat beton pulih mandiri atau disebut juga self healing concrete. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan ekstrak limbah sayuran dan zat aditif betonmix terhadap kuat tekan beton pulih mandiri (self healing concrete). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental, yaitu untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap self healing concrete dengan penambahan ekstrak limbah sayuran dan betonmix. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 27 benda uji, dengan varian ekstrak limbah sayuran 0%, 3%, 5%, 7% dan 9% sebagai pengganti sebagian semen dan penambahan betonmix sebesar 1% dari berat semen. Untuk setiap varian berjumlah 3 sampel benda uji, beton yang direncanakan berumur 28 hari dengan pengujian benda uji berupa uji kuat tekan dan uji pemulihan retakan. Berdasarkan hasil analisa penelitian, kuat tekan beton pada self healing concrete dengan penambahan betonmix beton umur 28 hari dengan varian ekstrak limbah sayuran 0%, 3%, 5%, 7% dan 9% sebagai pengganti semen berturut-turut adalah 47,36 MPa; 37,12 MPa; 32,65 MPa; 40,31 MPa; dan 36,58 MPa. Kuat tekan beton setelah peretakan dengan varian ekstrak limbah sayuran 3%, 5%, 7% dan 9% adalah 38,75 MPa; 41,18 MPa; 41,63 MPa; dan 33,96 MPa. Kuat tekan beton setelah peretakan mengalami kenaikan tertinggi pada varian 5% dengan kenaikan sebesar 26,13% dibandingkan dengan beton umur 28 hari pada varian yang sama. Hasil pengamatan secara visual menujukkan beton tidak mengalami perubahan yang signifikan. Retakan yang menutup adalah retakan dalam skala kecil atau sebesar helai rambut.


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sipil 624 Sad P
244592
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Sipil 624 Sad P
Language
Indonesia
NPM
163110348
Publisher
Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
Self Healing Concrete
Kuat tekan
Ekstrak Limbah Sayuran
Betonmix
Other Information
Petugas
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?