Art Original
Greenship Neighborhood Assessment Versi 1.0 Pada Kawasan Industri Pekanbaru
Indonesia memiliki 126 lokasi kawasan industri yang akan terus bertambah seiring waktu dan perkembangan ekonomi. Keberadaan kawasan industri dapat berdampak buruk terhadap lingkungan alam dan sekitarnya akibat limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi. Untuk mengatasi dampak tersebut diperlukan penerapan aspek greenship dengan konsep kawasan berkelanjutan yang didukung lembaga Green Building Council Indonesia (GBCI), dengan salah satu perangkat yang diterbitkan adalah Greenship for Neighborhood versi 1.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan aspek Greenship for Neighborhood versi 1.0 pada kawasan Ecogreen Industrial Estate Pekanbaru dan perolehan nilai serta peringkat yang akan diperoleh. Penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif dan kuantitatif menggunakan data primer berupa data hasil observasi kawasan dengan instrumen pengambilan data berupa form observasi dan lembar wawancara yang disesuaikan berdasarkan perangkat penilaian Greenship for Neighborhood versi 1.0 dan digunakan data sekunder berupa masterplan kawasan. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa perolehan nilai kawasan Ecogreen Industrial Estate Pekanbaru pada kategori Peningkatan Ekologi Lahan (LEE) 16 poin, Pergerakan dan Konektivitas (MAC) 0 poin, Pengelolaan dan Konservasi Air (WMC) 12 poin, Limbah Padat dan Material (SWM) 12 poin, Strategi Kesejahteraan Masyarakat (CWS) 4 poin, Bangunan dan Energi (BAE) 7 poin, dan Inovasi dan Pengembangan Masa Depan (IFD) 2 poin. Sehingga perolehan nilai keseluruhan 53 poin dari nilai maksimum 121 poin, dengan bobot pencapaian 43,8%. Berdasarkan nilai tersebut, kawasan Ecogreen Industrial Estate Pekanbaru mendapatkan peringkat Bronze.
No other version available