Art Original
Evaluasi Perhitungan Steam Flow Pada Well Injector Menggunakan Persamaan Diferensial Pressure Lapangan X.
Steam yang dialirkan dalam suatu formasi adakalanya tidak sesuai dengan target yang diharapkan (permintaan user). Aktual ratenya (laju alir dilapangan) dihitung dengan menggunakan software Pertamina Hulu Rokan, namun steam flow (laju alir) dapat dihitung dengan rumus bernouli dengan menggunakan persamaan DP (diferensial pressure). Dengan menghitung steam flow maka diharapkan dapat mengetahui target ratenya tercapai atau tidak dan sebagai salah satu laporan kepada team asset (user) bagaimana perkembangan steam yang diinjeksikan ke dalam reservoir. Dalam melakukan pengukuran steam rate measurement dengan target yang sudah ditentukan haruslah menentukan ukuran choke bean dan orifice plate untuk mengurangi tekanan atau membatasi aliran. Selain itu juga masalah pada surface yang ada di sekitar well injector seperti rusaknya infrastruktur dan subsurface seperti terjadinya back pressure maka pengukuran SRM tidak dapat dilakukan.Pada penelitian ini, target rate yang dibutuhkan ketiga sumur yang dihitung laju alirnya berkisar 300 bspd. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan bantuan Mirosoft Excel dari persamaan diferensial pressure untuk mengetahui steam flow (aliran uap) pada beberapa well injector yang dianalisa, maka hasil laju alir steam flow untuk sumur X sebesar 253.57 bsp (barrel steam per day), lalu untuk sumur Y diperoleh laju alir steam flow sebesar 237.67 bsp, dan untuk sumur Z didapatkan hasil laju alir steam flow sebesar 233.73 bsp. Pressure yang masuk ke dalam well injector diatur melalui orifice plate dan choke bean. Tergantung dari target rate yang telah ditentukan team asset (User) maka ukuran choke bean dan orifice plat harus disesuaikan (dapat dilihat pada tabel Orifice VS Choke Bean) dan orifice yang tersedia di Gudang SDI.
No other version available