Art Original
Analisis Struktur Fosil Vertebrata Dan Kehidupan Purba Di Situs Sangiran Provinsi Jawa Tengah
Daerah penelitian merupakan bagian dari wilayah Situs Sangiran provinsi Jawa Tengah yang memiliki luas mencapai 59,21 km² (BPSMPS, 2017), menggunakan metode identifikasi tulang dan taksonomi, analisis keutuhan, pengukuran fragmen, kondisi fragmen, dan pelapukan/retakan permukaan. Dengan objek penelitian berupa: Hexaprotodon sp (mandibula dextra dan caninus) dengan kondisi fragmen bagian yang hilang seperti mahkota caninus dan pada mandibula dextra bagian yang hilang adalah incisura vasorum facialium, Crocodylus sp (cranium dan mandibula dextra) pada bagian tersebut terdapat sebagian besar gigi yang hilang mulai dari akar gigi sampai mahkota gigi, Elephas namadicus (maxilla) kondisi fragmen utuh hanya terdapat kikisan akibat proses sedimentasi, Bos sp (distal radius) bagian distal ephypisnya hilang akibat proses sedimentasi, Bibos sp (cranium) ditemukan dalam keadaan utuh hanya bagian tengkorak wajah yang hilang, dan Homo erectus (cranium) kondisi fragmen terkikis. Paleokologi yang didapat pada Formasi Pucangan yang berumur Pleistosen Bawah adalah rawa sedangkan pada Formasi Kabuh yang berumur Pleistosen Tengah adalah hutan hujan tropis sampai hutan terbuka. Berdasarkan pohon filogenetik hewan purba daerah penelitian yang hidup saat ini adalah Bos j. javanicus (banteng jawa), Bos sp (sapi liar). Sedangkan yang sudah punah adalah Crocodylus sp (buaya muara), elephas sp (gajah jawa), Hexaprotodon sp (kuda nil), dan Homo erectus (manusia purba).
No other version available