Art Original
Hubungan Antara Employability Dengan Burnout Pada Mekanik Mitsubishi Motors Di Pekanbaru
Mekanik adalah seorang yang ahli dalam mesin dan bertanggung jawab atas pemeliharaan dan modifikasi serta perbaikan mobil. Mekanik mengalami kelelahan secara fisik dan emosional akibat dari tingginya tingkat permintaan terhadap perbaikan dan modifikasi mobil sehinggat dapat menimbulkan stress yang berkepanjangan. Pada umumnya kelelahan fisik dan emosional serta stress yang dialami disebut sebagai burnout. Karyawan yang mempunyai potensi yang didukung dengan pendidikan dan pelatihan yang memadai untuk jabatannya, serta terampil dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, maka akan lebih mudah mencapai kinerja yang lebih maksimal. Seseorang yang memiliki ability yang tepat untuk suatu tugas, kemungkinan mereka akan mengatasi burnout lebih baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara employability dengan burnout pada mekanik Mitsubishi Motors di Pekanbaru. Populasi pada penelitian, seluruh mekanik yang bekerja di Mitsubishi Motors Pekanbaru dengan jumlah sampel 160 orang. Teknik sampel meggunakan teknik sampling jenuh. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini menggunakan skala burnout dan employability. Hipotesis diuji dengan metode analisis uji correlate product moment pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya hubungan signifikan yang negatif antara employability dengan burnout terhadap mekanik mitsubishi motor di pekanbaru.
No other version available