Art Original
Evaluasi Pertumbuhan Parafin Dan Peningkatan Produksi Sumur X Dengan Metode Injeksi Downhole
Paraffin deposite merupakan permasalahan yang sering terjadi pada proses produksi. Paraffin deposite dapat terjadi pada sumur yang memiliki karakteristik adanya pertumbuhan parafin. Sumur X mengalami pertumbuhan parafin karena karakteristik sumur yang parafinik dengan nilai CII sebesar 3,17 dan kondisi minyak tidak stabil, sehingga hasil produksi minyak mengalami penurunan produksi dan mengandung parafin. Pemantauan parafin dilakukan pada Sumur X dengan hasil bahwa adanya pertumbuhan parafin sepanjang kedalaman 1100-4000 ft. Penanggulangan parafin dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan parafin. Paraffin cutting telah dilakukan pada Sumur X dengan mengoperasikan slickline service setiap seminggu sekali dalam kondisi sumur shut-in sehingga proses produksi sumur terganggu dan menyebabkan penurunan produksi. Pengeluaran biaya yang tinggi juga menyebabkan kerugian dan dianggap tidak efisien. Oleh karena itu dilakukan metode lain yaitu penginjeksian downhole. Injeksi downhole dilakukan dengan menginjeksian chemical dissolver sesuai dengan takaran gallon per day. Chemical dissolver diinjeksian langsung hingga ke downhole sumur. Dari hasil evaluasi terhadap Sumur X, penginjeksian downhole memberikan hasil yang baik dengan adanya kenaikan produksi sebesar 58,5% dari hasil metode slickline service bulan terakhir sebesar 362 bbl hingga 574 bbl pada metode injeksi downhole bulan pertama. Setelah dilakukan injeksi downhole, pada bulan-bulan berikutnya hasil produksi mengalami kenaikan dan kondisi minyak dikategorikan stabil dengan nilai CII sebesar 0,57. Pengeluaran biaya injeksi downhole berbanding terbalik dengan metode slickline service, dimana biaya injeksi downhole jauh lebih murah daripada slickline service. Sehingga, injeksi downhole dapat dikatakan berhasil dengan menunjukkan kenaikan produksi dan masih digunakan hingga sekarang
No other version available