Art Original
Evaluasi Kelayakan Ekonomi Produksi Minyak Dari Single Ke Commingle Pada Sumur X Dan Y Di Lapangan As Berdasarkan Skenario Psc Cost Recovery Dan Gross Split
Produksi pada sumur X dan Y di lapangan AS mengalami penurunan akibat tingginya nilai water cut pada bulan Desember tahun 2013 yaitu sebesar 94.8%, sehingga dilakukan perubahan dari sumur single ke commingle completion, diharapkan terjadi penurunan produksi air sehingga produksi minyak yang meningkat. Metode ini merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memperbaiki serta meningkatkan produksi minyak suatu sumur, metode ini termasuk menjadi bagian dari tubing completion. Tubing completion sendiri memiliki tiga jenis berdasarkan jumlah string yaitu single completion, commingle completion, serta multiple completion. Dari data produksi sumur X dan Y yang diperoleh dari lanjutan tugas akhir sebelumnya dengan menggunakan beberapa literatur lainnya, sehingga penelitian ini dikatakan sebagai penelitian menggunakan data sekunder. Selain data produksi juga diperlukan adanya data aliran dana atau investasi, biaya operasi, serta biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proyek pengerjaan perubahan sumur single ke sumur commingle completion. Hal tersebut berguna sebagai acuan dalam menghitung nilai indikator keekonomian. Kemudian dilakukan perhitungan nilai NPV, IRR, dan POT pada nilai MARR = 15%. Setelah didapatkan nilai indakator keekonomian tersebut lalu dilakukan perbandingan antara penggunaan Production Sharing Contract Cost Recovery dan PSC Gross Split. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan sumur X NPV = 3,619,469 US$, IRR = 171.96%, dan POT = 1.6 tahun. Sedangkan pada kontrak gross split sumur X nilai NPV = 12,490,408 US$, IRR = 521.99%, dan POT = 0.48 tahun. Sedangkan, sumur Y dari hasil perhitungan berdasarkan kontrak cost recovery didapatkan nilai NPV =3,226,732 US$, IRR = 150.65%, dan POT = 1.71 tahun. Sedangkan pada kontrak gross split didapatkan nilai NPV = 12,489,417 US$, IRR = 371.98%, dan POT = 0.68 tahun. Maka dapat diketahui baik pada sumur X maupun sumur Y dari hasil perhitungan yang dikerjakan kedua kontrak tersebut layak untuk digunakan oleh kontraktor, tetapi kontrak gross split lebih layak dibandingkan cost recovery.
No other version available