Art Original
Pengaruh Fan Speed Terhadap Produksi Air Pada Mesin Water Harvester
Isu terhadap kurangnya air bersih masih menjadi masalah kehidupan masyarakat. Air bersih tetap masih menjadi hal penting bagi setiap makhluk hidup di seluruh penjuru dunia, terutama manusia. Kurangnya atau terhambatnya pasokan air bersih menjadi salah satu persoalan. Masalah kesulitan air bersih ini sangat berdampak buruk di daerah-daerah tanah bergambut. Sebagai upaya dalam mempermudah pengumpulan air bersih muncul alat inovasi bernama Water Harvester. Prinsip kerja dari mesin ini ialah dengan sistem pengembunan. Alat ini memiliki keunggulan dan manfaat sangat banyak dengan instalasi perawatan yang sangat mudah. Terdapat beberapa komponen di dalam mesin ini antara lain: fan, Termoelektrik, heatsink, power supply dan speed control. Penelitian ini dilakukan dengan mempersiapkan alat ukur berupa anemometer, tachometer, thermometer, Selanjutnya dilakukan pengujian dengan tempo waktu 10,20,30,40,50 dan 60 menit. Adapun hasil terbaik di dapatkan pada waktu 60 menit dengan kecepatan fan 2500 rpm yang dapat menghasilkan volume air sebesar 16,3 (ml) dan kapasitas produksi air sebesar 97,8 (ml/jam), kecepatan udara yang masuk ke dalam mesin water harvester 4,5 m/s dan kelembaban udara 65,4 %. Hasil pengujian tersebut sudah cukup baik untuk mesin skala protoype dimana fungsi nya sebagai alat produksi air. Untuk mempercepat proses pengembunan, fan dan termoelektrik berperan penting terhadap tingkat produksi air. Embun-embun air akan lebih mudah terbentuk dengan adanya bantuan dorongan kipas. Termoelektrik berfungsi untuk menghasilkan embun.
No other version available