Art Original
Implementasi Kebijakan Program Peningkatan Penyediaan Pangan Berbasis Food Estate (studi Program Food Estate Singkong Di Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program penyediaan pangan berbasis Food Estate Singkong di Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah. Implementasi merupakan suatu tahapan pelaksanaan dari sebuah kebijakan publik, pelaksanaan program Food Estate Singkong di Kabupaten Gunung Mas ini di laksanakan oleh Kementerian Pertahanan yang bekerja sama dengan beberapa kementerian. Program Food Estate ini sebagai salah satu upaya mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemic covid-19. Program Food Estate Singkong ini sudah berjalan setahun setelah pembukaan lahan oleh Kementerian Pertahanan namun pada pelaksanaannya ini belum terlaksana dengan baik dikarenakan terkendala anggaran yang belum ada. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif yang berlokasi di Desa Tewai Baru Kecamatan Sepang kabupaten Gunung Mas provinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari 11 informan. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, teknik interview, dan teknik dokumentasi. Penelitian menggunakan teori Grindle yang membagi implementasi kebijakan kepada tiga indikator yakni isi kebijakan yang terbagi menjadi beberapa sub indikator yaitu kepentingan kelompok sasaran, tipe manfaat, derajat perubahan yang diinginkan, letak pengambilan keputusan, pelaksanaan program, dan sumber daya yang diinginkan. Lingkungan implementasi yang terdiri dari beberapa sub indikator yaitu kekuasaan, kepentingan dan strategi aktor yang terlibat, karakteristik lembaga dan penguasa, dan kepatuhan daya tangkap. Hasil kebijakan yang terdiri dari dampak kebijakan pada masyarakat, individu dan kelompok, dan perubahan dan penerimaan oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan kebijakan program Food Estate Singkong yang ada di Kabupaten Gunung Mas tidak berjalan dengan baik dikarenakan ketiadaan anggaran dan belum siapnya regulasi pembentukan badan yang diperlukan sehingga pelaksanaan dilapangan singkong tidak sesuai dengan apa yang diharapkan
No other version available