Art Original
Studi Laboratorium Pengaruh Temperatur Dan Konsentrasi H2so4 Terhadap Kualitas Lignin Sebagai Bahan Dasar Surfaktan Lignosulfonat Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit
Hampir di setiap tumbuhan terdapat komponen lignin sehingga keberadaan lignin dialam sangatlah melimpah, lignin termasuk kedalam komponen polimer organik kedua terbanyak di bumi setelah selulosa. Dimana ketersediaan lignin mencapai 300 milyar ton yang setiap tahunnya akan bertambah sekitar 20 milyar ton, namun pada saat ini hanya baru sekitar 2 % dari total keberadaan lignin yang tersedia yang baru di manfaatkan secara komersial. TKKS merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan menjadi surfaktan organik dengan memanfaatkan komponen lignin yang akan disulfonasi menjadi surfaktan lignosulfonat. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode delignifikasi untuk mendapatkan lignin yang berkualitas dengan mengujikan parameter temperatur saat pemasakan lindi hitam mulai dari 900C, 1000C dan 1100C serta konsentrasi H2SO4 yang di bedakan mulai dari 6%, 8% dan 10 %. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini didapatkan volume lindi hitam sebanyak 200 ml dengan pH 13 dan yield 76%. Sedangkan berat lignin yang terbanyak dari proses isolasi menggunakan asam sulfat adalah 2.43 gr dan berdasarkan uji gugus FT-IR sampel terbaik adalah sampel A dengan perlakuan temperatur perebusan 110 0C dan konsentrasi H2SO4 saat isolasi 10%.
No other version available