ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengaruh Penambahan Ekstrak Limbah Sayuran Terhadap Nilai Slump 30-60 Dan Kuat Tekan Beton Dalam Proses Self Healing Concrete
Bookmark Share

Art Original

Pengaruh Penambahan Ekstrak Limbah Sayuran Terhadap Nilai Slump 30-60 Dan Kuat Tekan Beton Dalam Proses Self Healing Concrete

Marthin Deni Sanjaya Sihombing - Personal Name; Firman Syarif - Personal Name;

Penelitian ini menggunakan metode Self Healing Concrete yang dimana beton diharapkan mampu memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan retakan dengan memanfaatkan bakteri yang didapat dari ekstrak limbah sayuran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak limbah sayuran terhadap kuat tekan beton, untuk mengetahui apakah dengan dilakukan penambahan ekstrak limbah sayuran variasi 3%, 5%, 7%, dan 9% masih memenuhi nilai slump yang ditentukan yakni 30-60 mm dan mengetahui perubahan retakan pada beton yang dicampur dengan ekstrak limbah sayuran dalam proses self healing concrete. ​Penelitian ini bersifat eksperimen (reserch) yang dilakukan dilaboratorium dengan mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan benda uji berbentuk kubus sebanyak 27 sampel. Umur perawatan selama 28 hari dan akan dilakukan uji tekan. Pemulihan retakan pada beton hanya dilihat secara visual dengan cara pengambilan gambar. ​Hasil dari penelitian ini, kuat tekan beton tanpa diretakkan variasi 0%, 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 36,48 Mpa, 32,66 Mpa, 36,21 Mpa, 26,77 Mpa, 29,81 Mpa, sedangkan kuat tekan beton diretakkan variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 39,27 Mpa, 37,74 Mpa, 31,99 Mpa, 28,14 Mpa. Nilai slump pada beton normal memiliki nilai 40 mm, pada beton variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 36,67 mm, 36,67 mm, 36,67 mm, 31,67 mm, sedangkan beton diretakkan memiliki nilai slump variasi 3%, 5%, 7%, 9% secara berturut-turut adalah 33,33 mm, 40 mm, 51,67 mm, 51,67 mm. Pemulihan retakan pada beton yang dilihat secara visual dengan perawatan selama 28 hari, dapat menutup retakan yang berukuran sehelai rambut pada beton


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sipil 625.8 Mar p
244071
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Sipil 625.8 Mar p
Language
Indonesia
NPM
163110347
Publisher
Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
Self Healing Concrete
Kuat tekan
Ekstrak Limbah Sayuran
slump
Other Information
Petugas
Yuni
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?