Art Original
Studi Pengaruh Penambahan Zat Adiktif Lignosulfonat Dari Extraksi Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Nilai Thickening Time, Compressive Strength Dan Shear Bond Strength Pada Semen Pemboran Kelas G
Penyemenan atau cementing adalah suatu proses pendorongan bubur semen ke dalam lubang sumur melalui casing menuju annulus casing-formasi dan dibiarkan untuk beberapa saat hingga mengering dan mengeras sehingga dapat meletakkan casing dengan formasi. Salah satu permasalahan yang sering terjadi saat proses cementing adalah mengerasnya semen menjelang titik penyemenan, karna itu perlu penambahan adiktif reterder agar dapat memperlama thickening time dari semen pemboran, pada penelitian ini menggunakan adiktif lignosulfonat dari extraksi TKKS dengan menggunakan metode extraksi dengan penambahkan bahan kimia NaOH 10%, H2SO4 20% dan NHSO3 20%, sedangkan varian konsentrasi lignosulfonate yang digunakan dimulai dari 0%, 1%, 2 % dan 3 %. Hasil pengujian thickening time dari varian adiktif tersebut secara berturut adalah 132 menit, 154 menit, 176 menit dan 198 menit, dari pengujian tersebut nilai thickening time akan semangkin lama seiring meningkatnya konsentrasi lignosulfonat. Hasil pengujian compresive strenght dengan varian konsetrasi yang sama adalah 1842.6 psi, 1640.5 psi, 1423.9 psi dan 1217.9 psi dan yang terakhir nilai shear bond stranght dari pengujian dengan konsetrasi lignosulfonat yang sama adalah 335.52 psi, 251.94 psi, 195.82 psi dan 111.84 psi, dari hasil pengujian nilai compressive strenght dan shear bond strenght akan semakin rendah jika penambahan konsetrasi lignosulfonat semangkin tinggi
No other version available