Art Original
Perencanaan Dan Analisi Pekerjaan Isolasi Kandungan Air Tinggi Pada Sumur N-1 Lapangan Langgak
Tingginya water cut pada sumur N-1 yang telah mencapai 99% pada interval 1184 ft – 1192 ft dan 1217 - 1227 ft menyebabkan penurunan produksi secara significant pada sumur N-1. Untuk mengatasi masalah yang terjadi pada sumur N- 1 maka perlu dilakukan perencanaan dan analisis pekerjaan isolasi kandungan air tinggi (water cut tinggi ) dengan cara squeeze cementing dan Reperforasi. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis keberhasilan squeeze cementing menggunakan cement bond log (CBL) dan variable density log (VDL), menentukan interval perforasi dan perbandingan laju produksi minyak dan water cut setelah dilakukan squeeze cementing. Sumur N-1 akan di tutup dengan melakukan squeeze cementing pada kedalaman 1080 ft - 1292 ft. Setelah pengerjaan squeeze dilakukan maka akan dilakukan reperforasi pada interval yang di dapatkan dari hasil analisis data log dan swab. Setelah dilakukan pekerjaan squeeze cementing dan reperforasi, terlihat bahwa jumlah sack semen yang digunakan pada sumur N-1 sebanyak 96 sack. Penilaian data CBL dan VDL setelah squeeze cementing dominan bernilai good bonding namun belum optimal karena masih terdapat interval bad bonding yang menyebabkan penyemenan kurang sempurna. Dari hasil analisis log GR dan RST maka interval yang akan di perforasi adalah 1080 ft – 1084 ft, 1162 ft – 1168 ft, dan 1173 ft – 1177 ft.. Perfoma produksi minyak pada sumur N-1 mengalami peningkatan laju alir dan penurunan water cut, laju produksi meningkat 24 bbl/day dan water cut turun 4,76% dibanding sebelum dilakukan pekerjaan squeeze cementing dan reperforasi.
No other version available