Art Original
Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (ipal) Rumah Sakit Umum Daerah (rsud) Dr Rm Pratomo Bagansiapiapi
Rumah Sakit Umum Daerah Dr RM Pratomo menghasilkan produk buangan berupa limbah yang salah satunya adalah limbah cair. Potensi limbah cair dapat mencemarkan lingkungan maupun kesehatan masyarakat, sehingga perlu diolah terlebih dahulu melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Data terbaru hasil uji outlet limbah cair belum memenuhi standar baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah Kegiatan Rumah Sakit, sehingga harus diketahui penyebab dari belum memenuhi standar dari baku mutu tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik limbah cair hasil pengolahan, mengevaluasi kinerja IPAL melalui analisis efisiensi penurunan beban pencemar pada IPAL dan analisis tingkat efektivitas kinerja dimensi IPAL dalam mengolah limbah cair. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan pengumpulan data sekunder berupa izin pembuangan limbah cair, jumlah tempat tidur, jumlah karyawan, jumlah kunjungan, laporan hasil uji laboratorium limbah cair, dan gambar kerja IPAL. Data primer diperoleh melalui proses wawancara dan observasi lapangan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran terkait kondisi pada IPAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik limbah cair tidak memenuhi baku mutu Permen LH No. 5 Tahun 2014, yaitu BOD sebesar 122,3 mg/l dan COD sebesar 174,5 mg/l. Kinerja IPAL dalam menurunkan beban pencemaran limbah cair dikategorikan Kurang Efisien dengan persentase penurunan rata-rata sebesar 24,05%. Efektivitas dimensi IPAL dikategorikan Tidak Efektif dalam mengolah limbah cair berdasarkan kriteria waktu tinggalnya.
No other version available