Art Original
Karakteristik Dan Analisis Geokimia Air Tanah Dangkal Daerah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau
Air merupakan kebutuhan utama manusia dan makhluk hidup lainnya. Kebutuhan manusia akan air adalah sebagai kebutuhan keseharian seperti memasak, mencuci, mandi, minum, perikanan, perternakan dan lain-lain. Jumlah penduduk yang meningkat mengakibatkan kebutuhan akan air bersih juga meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran dan arah aliran airtanah, kelayakan kualitas airtanah secara fisika dan kimia, penyebaran kualitas airtanah, serta kondisi fasies airtanah di Daerah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Parameter yang diujikan adalah warna, rasa, bau, suhu, zat padat terlarut (TDS), daya hantar listrik (DHL) dan pH. Terdapat 20 stasiun sumur yang dianalisis secara keseluruhan warna airtanah dibagi menjadi 2, yaitu jernih dan keruh yang lebih dominan warna keruh; rasa airtanah dibagi menjadi dua, yaitu airtanah berasa dan airtanah yang tidak berasa yang lebih dominan tidak berasa; ada airtanah yang berbau dan tidak berbau yang lebih dominan tidak berbau; suhu airtanah berkisar 28,1–28,6°C; nilai TDS berkisar antara 133,1 mg/L – 985 mg/L; nilai DHL berkisar antara 222,2 μS/cm - 1562 μS/cm; dan nilai pH 5,3 -5,66. Hasil analisis fasies airtanah berdasarkan metode klasifikasi kurlov, diagram stiff dan diagram piper menunjukkan 1 kelompok fasies airtanah yaitu; Ca(Mg) HCO3 yang mengisi pada barat daya, tenggara, barat laut, barat dan timur laut daerah penelitian. Airtanah di daerah penelitian dari 20 stasiun sumur yang di ambil airtanahnya tidak ada satupun stasiun yang memenuhi syarat Permenkes No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang kualitas air minum dan Permenkes No. 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Untuk Keperluan Higine Sanitasi.
No other version available