Art Original
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Dengan Metode Regresi Logistik Biner (studi Kasus: Rute Batam - Pekanbaru)
Batam merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki hubungan sangat erat dengan kota Pekanbaru. Selain itu, letak geografis yang cukup dekat menyebabkan banyak penduduk kota Batam melakukan perjalanan ke Pekanbaru. Penumpang dari kota Batam yang melakukan perjalanan ke Pekanbaru memiliki dua pilihan jalur moda transportasi. Jalur tersebut antara lain jalur laut – darat dan jalur udara. Jalur transportasi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dan tentunya akan berdampak pada pemilihan moda bagi pengguna. Hal ini akan mendorong pengguna untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi yang akan digunakan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor serta membuat model pemilihan moda dalam melakukan perjalanan rute Batam – Pekanbaru. Lokasi penelitian ini yaitu di kota Batam, dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh penduduk Kepulauan Riau yang pernah melakukan perjalanan rute Batam – Pekanbaru. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan karakteristik pemilihan moda transportasi penumpang. Sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda penumpang dengan regresi linear berganda menggunakan software SPSS 24.0. Kemudian hasil persamaan regresi linear akan dimasukan kedalam model logit biner untuk mengetahui probabilitas pemilihan moda transportasi penumpang rute Batam – Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukan persamaan fungsi utilitas yang didapat dari analisis regresi linear yaitu Y=-0,294 – 1,096X3 – 1,816X5 + 1,345X8 + 4,447X9 + 1,766X15. Dari hasil tersebut diketahui terdapat lima variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan moda yaitu variabel biaya perjalanan (X3), harga tiket (X5), kenyamanan (X8), motif perjalanan (X9), dan pertimbangan kecepatan (X15). Kemudian nilai koefisien dari kelima variabel tersebut dimasukan ke dalam model logit biner untuk mengetahui probabilitas dari alternatif pemilihan moda. Maka didapatkan hasil bahwa probabilitas penumpang rute BatamPekanbaru yang menggunakan transportasi udara sebesar 57,4%, sedangkan probabilitas penumpang rute Batam-Pekanbaru yang menggunakan transportasi laut-darat sebesar 42,6%.
No other version available