Art Original
Tinjauan Kuat Dukung Dan Penurunan Pondasi Bored Pile Grid A5 Pada Gedung Asrama Tipe-1 Man 1 Indragiri Hulu
Apabila di perencanaan awal pondasi salah dalam memperhitungkan kuat dukung, maka berpotensi besar terjadinya kegagalan konstruksi. Berlandaskan hal tersebut dilakukan penelitian kuat dukung dan penurunan pada Gedung Asrama Tipe-1 MAN 1 Indragiri Hulu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kuat dukung dan penurunan yang terjadi pada pondasi dan membandingkan kuat dukung dengan hasil uji PDA test dan penurunan dengan hasil PDA test dan SNI 8460-2017. Perhitungan menggunakan data sondir (CPT), data pembebanan pondasi bored pile didapatkan dengan analisis menggunakan ETABS 18 serta data gambar struktur dan data gambar arsitektur dikeluarkan oleh CV. Satria Muda Jaya. Perhitungan kuat dukung menggunakan metode Aoki dan De Alencar, Schertmann dan Nottingham + deRuiter dan Beringen , dan metode Meyerhoff + deRuiter dan Beringen serta metode elemen hingga 2D. Untuk analisa penurunan menggunakan metode Poulus dan Davis dan metode elemen hingga 2D. Dari analisa pembebanan menggunakan ETABS 18 didapatkan beban maksimum pada titik Grid A5 sebesar 149,235 kN. Kuat dukung yang lebih mendekati hasil PDA test sebesar 173 kN adalah dengan metode elemen hingga 2D dengan interface sebesar 239,224 kN dan metode Aoki dan De Alencar sebesar 399,76 kN dengan fs pendekatan. Dan untuk penurunan dengan metode Poulus dan Davis didapatkan sebesar 2,22 mm sedangkan dengan metode elemen hingga 2D dengan interface sebesar 1,80 mm. Hasil analisa perhitungan menunjukkan penurunan lebih kecil dari penurunan izin Flemming 1922 sebesar 25 mm dan SNI 8460-2017 terhadap beda penurunan sebesar 20 mm akan tetapi penurunan PDA test sebesar 43 mm tidak aman karna lebih dari penurunan izin Flemming 1922 dan SNI 8460-2017 terhadap beda penurunan.
No other version available