Art Original
Studi Laboratorium Pengaruh Aditif Pozzolan Alam (trass) Terhadap Thickening Time, Shear Bond Strength, Dan Compressive Strength Pada Semen Pemboran
Penyemenan merupakan faktor penting dalam operasi pemboran minyak dan gas bumi, namun kegagalan dalam proses penyemenan masih bisa terjadi diakibatkan karena komposisi dari zat aditif pada semen tidak sesuai kebutuhan pada sumur sehingga dapat menyebabkan casing runtuh dari dinding formasi yang akan mengganggu proses pemboran. Semen yang baik digunakan dalam penyemenan bisa dilihat melalui beberapa parameter seperti thickening time, shear bond strength dan compressive strength yang sesuai dengan kebutuhan sumur, beberapa aditif bisa digunakan untuk memperbaiki parameter yg tidak sesuai dengan menggunakan aditif contohnya accelerator yaitu Calcium Chlorida, Gypsum, dan Silica, namun ada beberapa bahan lain yang bisa digunakan untuk alternatif, pada penelitian in akan digunakan Pozzolan Alam (Trass) pada bubur semen untuk meningkatkan parameter-parameter diatas melalui analisis laboratorium, pengujian dilakukan dengan penambahan trass dan Na2SiO3 sebagai accelerator industri dengan variasi konsentrasi sebesar 0%, 0,2%, 0,6%, 1%, 1,4%, 1,8%. Dari hasil pengujian penambahan trass didapatkan nilai paling baik pada konsentrasi 1,8% untuk thickening time, compressive strength, dan shear bond strength dengan waktu thickening time selama 158 menit, lalu compressive strength dengan nilai 4737,39 psi dan shear bond strength dengan nilai 1095,223 psi. Sedangkan untuk penambahan Na2SiO3 nilai thickening time terbaik didapat pada konsentrasi 1,8% dengan waktu 122 menit, lalu untuk compressive strength dan shear bond strength nilai terbaik didapat pada konsentrasi 1% dimana compressive strength didapat dengan nilai 2989,545 psi dan shear bond strength dengan nilai 678,373 psi.
No other version available