ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengaruh Pemanfaatan Abu Fiber Kelapa Sawit Terhadap Uji Ekstraksi Kadar Aspal Pada Perkerasan Asphalt Concrete-Wearing Course (ac-wc)
Bookmark Share

Art Original

Pengaruh Pemanfaatan Abu Fiber Kelapa Sawit Terhadap Uji Ekstraksi Kadar Aspal Pada Perkerasan Asphalt Concrete-Wearing Course (ac-wc)

Heru Maulana - Personal Name; ROZA MILDAWATI - Personal Name;

Pada perkerasan jalan, aspal saat ini perlu dilakukan pemeriksaan sampel (benda uji) yaitu, pemeriksaan kadar aspal untuk mengetahui nilai dari kandungan aspal, apakah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, menurut SKBI – 24.26.1987 yaitu kadar aspal yang diizinkan berkisar antara 4% sampai 7%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh hasil kadar aspal rencana dengan membandingkan kadar aspal hasil ekstraksi dengan penambahan abu fiber sawit. Pada penelitian ini metode yang digunakan dengan cara eksperimental ekstraksi kadar aspal dengan menggunakan Spesifikasi Bina Marga 2018 (Revisi 2), Cantrifuge Exctractor sebagai alat ekstraksi dan pertalite sebagai pelarutnya. Oleh karena itu dibutuhkan perkerasan jalan yang ramah lingkungan namun juga memberikan kenyamanan untuk pengendara, selain itu juga awet dan murah. Berdasarkan hasil penelitian kadar aspal optimum diperoleh 6,1%. Pada hasil ekstraksi terjadi kenaikan kadar aspal dari kadar aspal rencana yaitu 6,1% dengan nilai sampel 0% = 6,1%, sampel 50% = 6,3% dan sampel 100% = 6,6%, dengan deviasi pada sampel 50% = +0,2%, dan sampel 100% = +0,5%. Dari hasil ekstraksi di atas kadar aspal yang diperoleh dari hasil ekstraksi masih belum murni. Oleh karena itu sebagai pendekatan kadar aspal dari ekstraksi maka hasil tersebut harus dikurang dengan abu fibernya yaitu 3,8% sampel 50% dan 1,6% sampel 100%. Dari pengujian perbandingan hasil ekstraksi dapat disimpulkan kadar aspal sampel normal, 50% dan 100% mengalami kenaikan setelah diekstraksi. Ini dikarenakan abu fiber sawit, pada saat proses ekstraksi abu fiber ikut terbawa bersama bahan pelarut dan aspal. Dari hasil pengurangan kadar aspal hasil ekstraksi lebih kecil dari pada kadar aspal rencana hal ini disebabkan kadar aspal yang ada di pori-pori agregat belum terurai.


Availability
#
Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Sipil 624 Her P
244629
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Sipil 624 Her P
Language
Indonesia
NPM
183110450
Publisher
Teknik Sipil : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
AC-WC
Centrifuge extraktor
ektraksi kadar aspal
abu fiber sawit
Other Information
Petugas
Mia
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?